Kamis, 08 Oktober 2009

TAQDIR

Jika kita mendengar kata taqdir..apa yang ada dalam benak kita?..taqdir adalah sesuatu yang harus kita terima..iman kepada taqdir adalah rukun ima yang ke-6...apakah hanya itu ???

Setelah sekian lama...setelah mengalami berbagai peristiwa hidup..Alhamdulillah Allah SWT telah membukakan hati saya untuk dapat mengerti dan mengimani kata taqdir tersebut.....

Pada mulanya, seringkali dalam setiap peristiwa terutama peristiwa yang tidak saya harapkan..selalu saja ada fihak yang selalu terkesan menjadi penyebab peristiwa yang tak diharapkan tersebut terjadi...entah itu karena orang lain maupun karena kebodohan dan keteledoran saya sendiri...namun ada satu peristiwa yang kemudian menyadarkan saya...sehingga akhirnya saya menyadari bahwa sekeras apapun usaha kita...kalau Allah tidak menghendaki itu tidak akan terjadi....

Saya pernah berdiskusi dengan seorang teman tentang permasalahan taqdir ini, dia mengungkapkan bahwa jika semua sudah ditentukan oleh Allah, berarti kita hanya wayang saja yang tidak punya kemampuan untuk menentukan sesuatu..karena pengetahuan agama saya yang sangat terbatas saya belum berhasil meyakinkan teman saya tersebut tentang makna sebuah taqdir...kemudian dari suatu buku yang saya baca ada kisah yang menarik tentang cara kita menyikapi taqdir tersebut...yakni kisah tentang Khalifah Umar bin Khatab. Dalam perjalanan ke sebuah daerah, Umar bin Khatab memilih jalur memutar demi menghindari dari penyakit yang sedang mewabah di daerah yang biasa dilewati. Beliau ditegur oleh Abu Ubaidah bin Jarah , "Mengapa anda lari dari taqdir Allah?", Umar menjawab,"Betul, saya memang lari dari taqdir Allah, tetapi untuk pergi ke taqdir Allah pula." Jadi sebetulnya ketika upaya dan usaha sudah dilakukan secara maksimal, pasrahkan sepenuhnya kepada Allah untuk bisa tercipta taqdir yang terbaik. Pengertian taqdir baik adalah perbuatan yang dilakukan dengan proses demi proses yang benar, kemudian menerima dengan ikhlas apapun hasilnya....





It's time to change...

Saat saya membuat tulisan ini, surat kabar masih ramai membicarakan gempa di Sumatra dengan kekuatan 7,6 scala richter..televisi terus menerus meliput tentang upaya evakuasi korban yang masih tertimbun di hotel ambacang dan beberapa desa di Kabupaten Padang Pariaman masih tertimbun tanah...
Sementara kita hanya melihat...menonton dan sesekali mengungkapkan rasa iba dan kasihan terhadap korban bencana tersebut..
Apa itu cukup??? Apa sebenarnya yang ingin Allah SWT, Tuhan penguasa semesta alam ini sampaikan pada kita....
Para ahli baik ahli geologi, lingkungan maupun ahli-ahli lainnya mulai memberikan statement mengenai terjadinya gempa di Sumatra ini...mulai dari posisi Indonesia yang masuk dalam daerah ring of the fire yakni rangkaian gunung api yang membentuk seperti cincin penyebab terjadinya gempa yang berturutan..
.sampai pada kemungkinan gempa yang lebih besar yang akan datang ke Indonesia dengan waktu yang tidak bisa dipastikan....

Saya mulai berfikir...dan merenung....dan saya yakini bahwa ada yang ingin Allah sampaikan melalui bencana ini..., Ustadz Arifin Ilham menyampaikan di satu televisi swasta bahwa waktu terjadinya gempa pada pukul 17.16, jika kita kaitkan dalam surat di Al-quran adalah surat Al-Isro ayat 16, adalah :' Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya...

Astaghfirullahal 'adzim...aiar mata perlahan menetes di pipi saya, mengingat dosa dan kesalahan yang telah saya lakukan..., dan kemudian saya menjadi sangat bersyukur bahwa Allah telah membukakan hati saya dari bencana ini...karena sampai detik in saya masih diberikan oksigen untuk bernafas...dan saya masih diberi waktu oleh-Nya untuk dapat memperbaiki diri...

It's time to change...Inilah saatnya saya untuk berubah....telah banyak kesia-siaan yang telah hamba lakukan...., kita tak pernah tahu kapan Allah akan memanggil kita...beribu cara bahkan berjuta cara kemungkinan penyebabnya....bekal apa yang sudah kita persiapkan....???


Ya Allah Ya Robb...tiada daya dan upaya yang dapat hamba lakukan tanpa Kuasa-Mu...tak ada kemampuan yang dapat hamba lakukan tanpa ridho-Mu...Bimbinglah hamba menuju-Mu...ringankanlah langkah hamba untuk beribadah pada-Mu..Jauhkanlah hamba dari segala yang engkau murkai...amin ya Allah ya Robball 'Alamiin....